Gallery

Selasa, 10 Desember 2013

Hidup Tenang

Perjalanan hidup ini terkadang naik-turun, di atas, di bawah. Terkadang berkelok, penuh intrik dan tipu daya. Hidup tidak selamanya mulus. Lurus. Melempang. Hidup ini penuh trik. Kadang seorang terkenal jujur, berintegristas, tapi terzalimi juga. Timbullah kegelisahan. Gelisah sebetulnya adalah gejala kejiwaan yang normal. Tetapi kegelisahan yang berkepanjangan dapat menimbulkan depresi. Depresi dapat menggerogoti energi positif seseorang. Kita harus bangkit dari keterpurukan. Sebagaimana Nabi shalla Allah 'alaih wa sallama diperintahkan untuk bangkit dari kungkungan "selimut". Ya ayyuha al-muzzammil. Qum fa andzir. wa thiyabaka fa-thahhir. wa al-rujza fahjur. Dst. Kalau kita sedang dirundung malang, sebaiknya menelpon orang terdekat untuk meminta nasehat. Sebab, dengan menceritakan kegundahan hati, sesungguhnya sudah merupakan obat penyembuh yang ampuh. Dengan "curhat" yang positif dapat mengurangi beban. Tetapi memang harus berhati-heti memilih teman bercerita. Jangan sampai orang tersebut justeru akan memperkeruh masalah yang sedang dihadapi. Untuk hidup tenang, Allah swt berfirman: a la bi zikri Allah thathma'innu al-qulub. Dengan berzikir, maka akan mendatangkan ketenteraman batin. bagi orang yang bertaqwa, ketika dirundung malang, berzikir adalah media komunikasi yang paling efektif dengan Tuhan Yang Maha Kuasa. Dengan "melempar" susah ke langit, semuanya akan terasa "ringan". Ibarat seseorang memikul beban gunung yang sangat berat akan menjadi ringan seperti kapas. Tawakkal kepada Allah. Tawakkal seakar kata dengan wakil. Wakil adalah tempat "bersandar". Wakil rakyat berarti tempat bersandar dan menyampaikan harapan dan keluh kesah rakyat. Tuhan adalah tempat bersandar yang paling ampuh dan mumpuni. Fa iza 'azamta fa tawakkal 'ala Allah. Apabila sudah berupaya maksimal, maka bertawakkallah kepada Allah SWT. Hanya Allahlah tempat bersandar. Bersandar kepada makhluk hanyalah kerapuhan. Allahlah tempat bersandar. Dialah yang Maha Kuasa. Dialah Yang Maha Perkasa. Dialah Yang Maha Mengatur. Dialah Yang Maha Adil. Dialah Yang Maha Kuat. Dialah yang Maha Agung. Dialah yang Maha tempat bersandar. Dialah Yang Maha Bijaksana. Dialah Yang sangat cepat memberi perhitungan amal. Dialah Raja Diraja. Wa Allah a'lam.

Tidak ada komentar: