pada jumat, 9 maret 2O12 saya mau mengikuti uji publik Ruu Pt di kampus Unhas, makassar. tapi rupanya acara tersebut diundur sampai pkl 13.OO. sambil menunggu waktu jumat, saya keliling kampus. saya terkaget.kaget dengan perubahan di kampus kebanggaan Indonesia Timur ini. ada kesan kampus sudah tidak terurus lagi. Unhas sudah tidak asri lagi. Penataan taman, juga tidak seragam atau tidak tertib lagi.
Kamis, 08 Maret 2012
Rabu, 07 Maret 2012
Nur Muhammad
Adalah Prof. Dr. K.H. Sahabuddin yang telah menulis
dua buku mengenai konsep Nur Muhammad. Yaitu: (a) Nur Muhammad: Pintu Menuju Allah Telaah Sufistik atas
Pemikiran Syekh Yusuf al-Nabhani, (Logos, 2002), dan (b) Menyibak Tabir Nur Muhammad (Renaisan,
2004). Buku pertama memuat sebagian besar hasil penelitian disertasi Prof.
Sahabuddin, dan buku kedua memuat perdebatan Nur Muhammad, baik pembelanya
maupun yang menentang konsepsi Nur Muhammad.
Selasa, 06 Maret 2012
Umar Ibn al-Khattab: Si Jenius & Arsitek Agama
Umar ibn al-Khattab (w. 23 H)
Umar
ibn al-Khattab sebelum memeluk agama Islam dikenal sebagai penentang keras Nabi
saw. Umar di samping sebagai sahabat dekat Nabi saw., ia juga mertua Nabi saw.
Putri Umar, Hafshah adalah salah seorang ummahat al-mu’mini>n yang
belakangan sangat berjasa karena menyimpan naskah al-Qur’an.
Kretek
Membunuh Indonesia Konspirasi Global Penghancuran Kretek, 2011. Itulah judul buku yang ditulis oleh Abhisam DM, dkk yang diberi catatan epilog oleh pak Mohammad Sobary (budayawan). Saya terkejut membaca catatan catatan kritis buku tersebut, antara lain:
Senin, 05 Maret 2012
Meluruskan Sejarah
Dalam sejarah bangsa Indonesia banyak hal yang hingga sekarang ini
masih diselimuti kabut dan akhirnya masih kabur. Peristiwa dan tragedi Gestapu 30/
September 1965 sampai sekarang kita
belum tahu siapa dalang dan pelakunya? Apakah peristiwa tragis bangsa kita itu
adalah hasil “keroyokan” banyak pihak?
Adalah Jenderal “S” yang diuntungkan atau mengeruk
keuntungan dalam peristiwa tersebut.
Peran Jenderal A. H. Nasution dilemahkan. Bahkan ada kesan Jenderal Nasution, habis manis
sepah dibuang.
Langganan:
Postingan (Atom)